http://prianganpos.com/wp-content/uploads/2014/05/Logo-Pripos-FIXED.png

Kidnews

Hiburan

Olahraga Kesehatan

Ekonomi

PRIPOS (Garut, 23/6) – Manajemen RAM Kreatif melalui salah satu usahannya Koran Umum Priangan Pos berbagi di hari Raya Idul Fitri  1 Syawal 1438 H, yang jatuh bertepatan  Minggu 25 Juni 2017.  Kegiatan sosial Koran Priangan Pos  dilakukan salah satunya bekerjasama... Read more

ARSIP

ad
ad

Seorang pria berumur 45 tahun mendambakan wanita yang usianya sekira 25 tahun. Dia menginginkan calon istrinya tidak bekerja, beragama Islam, dan solihah. Yang ingin berkenaan bisa menghubungi Bundo Desi di 081223601601.

OPTIMIS

“Kehidupan yang baik belum tentu membuat bahagia, tapi jika kamu bahagia maka kehidupanmu akan menjadi baik”

“Ketika kamu memiliki 1 alasan untuk menyerah, sebenarnya kamu masih punya 1000 alasan untuk bertahan”

“Di saat kita takut tersesat, saat itulah kita telah membuang kesempatan untuk menemukan jalan baru”

Rubrik ini khusus  menyajikan  aktivitas berbagai komunitas. Jika Anda mempunyai komunitas atau bagian dari sebuah komunitas silakan Anda bisa mengirimkan tulisan ke: redaksi@prianganpos.com. Atau bisa juga Anda kontak wartawan kami untuk meliput kegiatan komunitas Anda. Berbagi informasi dan pengalaman saat silaturahmi banyak manfaatnya, salah satunya panjang usia dan murah rezeki.


Forum Film Jawa Barat Mutar Film “Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak”

Untuk bulan April ini rencana Forum Film Jawa Barat melalui kegiatan Film Purnama akan memutar film:’Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak’.

Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak garapan Mouly Surya sangat padat, dipenuhi dengan keindahan alam Sumba, sinematografi apik, musik catchy, dan akting para pemain yang penuh emosi. Film hasil kolaborasi dengan empat negara lain, yakni Perancis, Malaysia, Singapura, dan Thailand ini sudah ditayangkan secara internasional dan masuk nominasi di Festival Film Cannes 2017. Film ini juga menyajikan cerita yang intens tanpa banyak drama ataupun dialog, ditambah dengan para pemain yang berbicara dengan logat Sumba yang membuat film ini layak tonton.

Secara keseluruhan, Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak mengisahkan tentang keberanian dan peran wanita dalam kehidupan, ditambah dengan masih banyaknya laki-laki yang mengobjektifikasi perempuan dan merasa lebih superior. Tidak hanya Marlina, temannya yang bernama Novi (Dea Panendra) yang tengah hamil 10 bulan tetapi tidak kunjung melahirkan juga ikut meramaikan film ini.

Akting para pemain tidak perlu diragukan lagi. Marsha berhasil mencuri perhatian dengan aktingnya yang ekspresif dan emosional sehingga tidak terlihat membosankan. Egi Fedli juga dapat menampilkan sisi jahatnya sebagai perampok tanpa banyak aksi. Didukung juga oleh Dea Panendra yang kental dengan logat Sumba-nya. Kawanan perampok bernama Franz yang diperankan Yoga Pratama juga menambah nilai keindahan film ketika ia sedang bernyanyi dengan logat Sumba. Penampilan apik bintang-bintang ini tentu didukung adanya pelatihan selama 3 bulan untuk mengenal budaya serta bahasa Sumba.