210529223534-jasa-.jpeg

Siswa SMK 2 Ciamis sedang melaksanakan praktik perbaikan mobil. (Foto: Disdik Prov. Jawa Barat)

Jasa Service Mobil Keliling, Dedi Supandi: Siswa SMK Diharap Jadi Tenaga Kerja Unggul

CIAMIS, PRIANGANPOS.COM - Selain berkontribusi untuk membantu masyarakat sekitar Ciamis, Dinas Pendidikan Jawa Barat meluncurkan Program Jasa Service Keliling untuk menambah jam terbang praktik para siswa SMK dan mendorong mereka untuk dapat berwirausaha sendiri.

Program yang dibuat Dinas Pendidikan Jawa Barat ini dinamakan Mobile Service Car atau Jasa Service Mobil Keliling, di-launching hari Kamis (25/5/2021) lalu dengan montir-montir yang akan melayani jasa tersebut berasal dari siswa SMKN 2 Ciamis jurusan teknis kendaraan ringan.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XIII Herry Pansila menjelaskan cara kerja pemesanan jasa servis mobil keliling ini. Ia mengatakan pemesanan jasa servis mobil dilakukan secara daring melalui WhatsApp, sehingga jangkauannya lebih luas dan memudahkan pengguna jasa.

Fasilitas mobil yang diberikan Disdik Jabar pada Program Servis Mobil Keliling oleh Anak SMK

"Jangkauan pelayanannya pun lebih luas. Jika ada yang mogok, tinggal di Whatsapp dan tim langsung datang ke tempat," ujar Herry seperti dilansir laman resmi Disdik Jabar, Sabtu (29/5/2021).

Hingga saat ini, sudah tersedia satu kendaraan mobil dan motor yang diberdayakan dalam program servis mobil keliling. Namun, tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan kendaraan dan juga ketersediaan alat yang lebih lengkap.

"Harapan kami, mereka bisa memiliki jam praktik lebih dari 200 jam dan ketika lulus sudah siap bekerja atau berwirausaha mandiri," imbuh Herry.

Kepala SMKN 2 Ciamis Didin Rusdiana pun menambahkan dalam program ini sebenarnya para siswa akan didampingi pula oleh mekanik terlatih. Hal ini juga diharapkan sebagai momen untuk belajar langsung dari sang ahli.

Kepala Disdik Jawa Barat, Dedi Supandi berfoto bersama montir yang merupakan siswa SMKN 2 Ciamis

"Ini juga menjadi ajang pelatihan praktik untuk para siswa," ujarnya.

Sebagai informasi, program ini dibuat oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat untuk menyelaraskan dengan program SMK Membangun Desa. Melalui program ini, Dedi Supandi selaku Kadisdik Jabar berharap para siswa SMK menjadi tenaga kerja unggul dan mampu menjadi wirausahawan mandiri.***

Penulis/Pewarta: Muhamad Basuki
Editor: Ibnu
©2021 PRIANGANPOS.COM

Komentar