Sistem Pendidikan Islam Melahirkan Muslim Yang Bertaqwa

Opini - Kamis, 25 Agustus 2022

220825202853-siste.jpg

Foto: Republika

Ilustrasi pencabulan

Oleh Haova Dewi Surya Mukti*

Kasus pencabulan yang menimpa santri di pondok pesantren kembali terungkap. Peristiwa ini menimpa seorang santriwati sebuah pondok pesanren dikabupaten Bandung, Jawa Barat.

Kepala Polresta Bandung Komisaris Besar Kusworo mengatakan, pihaknya tengah mengusut kasus pencabulan di pesantren itu. Dia menyebut ada dua korban dalam kasus pencabulan ini.

Aksi pencabulan ini diduga telah terjadi sejak tahun 2015 silam (TEMPO.CO, JAKARTA).

Sebelumnya kuasa hukum santri menyebut kasus pencabulan itu menimpa beberapa satri, bahkan jumlahnya mencapai belasan.

Kasus seperti ini seringkali berulang dan semakin marak, hukum sepertinya tidak memiliki efek jera bagi para pelaku, bahkan tidak sedikit berakir dengan damai. POndok pesantren harusnya jadi ruang aman bagi anak untuk belajar agama dan pendidikan formal.

Pesantrenpun diharapkan bisa menjadi solusi pendidikan saat ini yang minim agama, namun sangatlah disayangkan karena nila setitik rusak susu sebelanga, oknum yang tidak bertanggung jawab membuat citra pesantren menjadi buruk.

Sebagian masyarakat menjadi khawatir bahkan trauma untuk menyekolahkan putra putrinya ke pesantren karena banyaknya kasus seperti ini.

Inilah jika pendidikan berasaskan sekuler, dilembaga pesantrenpun aturan Islam sekedar normative belaka, pengasuh pesantren yang seharusnya faham tentang aturan interaksi laki-laki dan perempuan, malah menjadi pelaku kejahatan, tentu saja hal tersebut bisa menjadi stigma buruk terhadap Islam dan Lembaga Pendidikan Islam.

Sistem Pendidikan Islam, berasaskan Aqidah Islam, mewujudkan suasana dan lingkungan yang sangat Islami serta religious, Ketaqwaan menjadi pondasi bagi pengasuh pesantren dan para santri, halal dan haram menjadi standar yang harus di patuhi dan dilaksanakan oleh seluruh komponen, baik pengasuh, pendidik dan santriwan serta santriwati diselutuh lapisan pesantren, sehingga dengan ke ta’atan terhadap aturan aturan pesantern yang lahir dari aqidah islam, akan mewujudkan prilaku-prilaku yang islami sesuai dengan tujuan dari pesantren serta pendidikan Islam, yaitu membentuk muslim yang bertaqwa baik itu pengelola pesantren maupun para santrinya.

Wallahu’alam bi-showab. ***

*) Penulis adalah pendidik tinggal di Kabupaten Bandung.

Penulis/Pewarta: Muhamad Basuki
Editor: Ibnu
©PRIANGANPOS.COM 2022