Sofyan Tsauri: Pelaku Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyar Anggota JAD
Peristiwa - Rabu, 7 Desember 2022

Foto: Istimewa
Surat keterangan lepas atas nama Agus Sujatno dari Lapas Nusakambangan yang beredar di aplikasi pesan
BANDUNG, PRIANGANPOS.COM - Identitas pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar sudah teridentifikasi. Pelaku diduga bernama Agus Sujatno (AS) alias Abu Muslim bin Wahid (34) disebut sebagai mantan narapidana.

INILAH selembar kertas yang diduga dibawa pelaku bom bunuh diri. (Bawah) Aipda Sofyan ikut meninggal dunia karena terkena serpihan bom. Tampak ia dikunjungi rekan-rekannya. (Foto: Istimewa/Kejakimpolnews.com)
Diketahui pelaku merupakan warga Kota Bandung yang tinggal di daerah Kecamatan Batununggal.
AS ternyata pernah ditangkap oleh Densus 88 Antiteror Polri di tahun 2017 dan ditahan di Lapas Nusakambangan selama 4 tahun terkait tindakan terorisme.
Irjen Pol Suntana Kapolda Jabar mengungkapkan perihal tulisan kritik RKUHP yang berada di motor pelaku masih dalam penyelidikan.
"Untuk tulisannya memang ada tulisan menyampaikan bahwa 'produk RKUHP adalah produk kafir dan produk seperti itu Mari kita berantas penegak hukum' tulisannya seperti itu. Ini untuk bahan penyelidikan kita, yang lebih lanjut untuk penyisiran," ujarnya dikutip dari cianjur.suara.com
Lebih lanjut ia mengatakan data-data dari pelaku masih terus dalam proses identifikasi.
"Data-data pelaku bom bunuh diri sedang kami Identifikasi dan kami akan kroscek, dengan hasil sidik jari yang kita dapatkan sesudah kegiatan ini,” lanjutnya.
Mantan Teroris Duga Pelaku Jaringa JAD
Mantan terorisme Sofyan Tsauri yang kini menjadi pengamat teroris menghungkap dugaan pelaku bom bunuh diri Polsek Astana Anyar Bandung merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).
Sofyan pun membagikan pemikiranannya soal dugaan motif pelaku ledakan bom bunuh diri Polsek Astana Anyar tersebut.
"Motif pelaku terlihat dari motornya tertulis KUHP dan hukum syirik/ kafir perangi penegak hukum setan QS 9: 29. Lalu di atas lampu ada bendera ISIS artinya itu dari kelompok ISIS artinya kelompok JAD," jelasnya dikutip dari suara.com
Sofyan mengungkapkan memang targetnya pemerintah dan polisi.***
Penulis/Pewarta: Muhamad Basuki
Editor: Ibnu
©PRIANGANPOS.COM 2022