Asep Robin Resmikan Revitalisasi Lapangan Voli di Mandalajati

Ragam - Minggu, 16 Agustus 2026

260816103651-asep-.jpg

Foto: Ist

BANDUNG, PRIANGANPOS.COM - Anggota DPRD Kota Bandung, Asep Robin, S.H., M.H., meresmikan revitalisasi lapangan voli di wilayah Kelurahan Pasir Impun dan Kelurahan Karang Pamulang, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung, Jumat (14/8/2026).

Revitalisasi fasilitas olahraga tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ruang aktivitas positif bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pembinaan generasi muda sekaligus membuka peluang lahirnya atlet-atlet berprestasi dari tingkat kewilayahan.

Dalam sambutannya, Asep Robin menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah bersama-sama mendorong pembangunan dan kemajuan wilayah. Menurutnya, pembangunan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah kewilayahan dan berbagai pihak lainnya.

“Ini tidak bisa saya bekerja sendiri, perlu kita bekerja bersama-sama. Kita harus bersama-sama membangun wilayah kita, menjaga wilayah kita, dan menyatukan pemahaman untuk mewujudkan cita-cita bersama,” ungkap Asep Robin.

Ia menekankan pentingnya mengedepankan persamaan di tengah berbagai perbedaan yang ada di masyarakat, baik dari latar belakang, pendidikan maupun asal-usul.

Menurut Asep, perbedaan merupakan hal yang wajar. Namun, persamaan tujuan untuk membangun lingkungan harus menjadi kekuatan bersama dalam menciptakan kemajuan wilayah.

Dorong Pembinaan Atlet Muda

Asep Robin berharap keberadaan lapangan voli yang telah direvitalisasi tersebut tidak hanya digunakan sebagai tempat bermain, tetapi benar-benar menjadi pusat pembinaan generasi muda.

Ia mendorong para pelatih olahraga untuk berkoordinasi dengan pihak kelurahan sehingga kegiatan latihan dapat dilakukan secara rutin dan terarah, khususnya bagi anak-anak di wilayah tersebut.

“Harapannya ini bisa melahirkan pemimpin-pemimpin dan atlet. Kalau pelatihnya bisa berkoordinasi dengan lurah, saya dorong agar bisa melatih di sini, khususnya anak-anak,” katanya.

Menurutnya, pembinaan olahraga merupakan salah satu cara untuk membentuk karakter generasi muda. Karena itu, fasilitas yang telah tersedia harus dihidupkan dengan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Olahraga dan Pendidikan Harus Berjalan Bersama

Lebih jauh, Asep menegaskan bahwa pembinaan generasi muda tidak cukup hanya melalui kegiatan olahraga. Pendidikan juga harus mendapatkan perhatian yang sama.

Dalam kesempatan tersebut, ia memperkenalkan program beasiswa pendidikan hingga jenjang sarjana yang dapat dimanfaatkan anak-anak di wilayah tersebut.

Program tersebut ditujukan untuk mendorong anak-anak yang telah menyelesaikan pendidikan SMA agar memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Beasiswa itu direncanakan dapat diberikan hingga jenjang sarjana selama kurang lebih lima tahun dengan persyaratan tertentu.

“Saya akan dorong anak-anak menjadi sarjana dengan beasiswa sampai sarjana selama lima tahun. Jadi olahraga dan pendidikan harus berjalan bersama,” tuturnya.

Ia berharap kombinasi antara pembinaan olahraga dan dukungan pendidikan dapat membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki prestasi di bidang olahraga, tetapi juga mempunyai bekal akademik dan karakter yang kuat.

Rencana PJU dan PJL

Selain revitalisasi lapangan voli, Asep Robin juga menyampaikan sejumlah rencana pembangunan infrastruktur pendukung di wilayah tersebut. Di antaranya pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) dan Penerangan Jalan Lingkungan (PJL).

Menurutnya, pembangunan fasilitas tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk menciptakan perubahan yang lebih baik di lingkungan masyarakat. Kawasan yang sebelumnya kurang optimal diharapkan dapat berubah menjadi ruang publik yang lebih bermanfaat dan produktif.

“Ini bisa menjadi embrio awal untuk membuat perubahan di RW 05. Saya berharap inovasi ini terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Asep juga membuka peluang agar lapangan voli tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga, tetapi dapat digunakan sebagai ruang berbagai kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan.

Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga, merawat, sekaligus menghidupkan fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Kalau besok ada kegiatan keagamaan, mau Muludan atau kegiatan lainnya, saya akan dorong agar bisa dilaksanakan di sini,” ujarnya.

Dengan revitalisasi tersebut, lapangan voli di wilayah Mandalajati diharapkan menjadi ruang publik yang multifungsi. Selain melahirkan bibit-bibit atlet, fasilitas tersebut juga diharapkan mampu menjadi tempat berkumpul, berkreasi, belajar, serta mempererat kebersamaan masyarakat.***

Penulis/Pewarta: Muhamad Basuki
Editor: Ibnu
©PRIANGANPOS.COM 2026