Bantuan Sosial Lebih Transparan Tepat Sasaran

Reporter: Administrator | Rabu, 24 Juni 2020 | 09:44 WIB

www.prianganpos.com  Kota Bandung  - Dinas Sosial dan Penanganan Kemiskinan (Dinsosnangkis) Kota Bandung akan melakukan pemasangan 100 ribu stiker keluarga prasejahtera di seluruh Kecamatan di Kota Bandung.

Stiker tersebut dipasang di rumah-rumah keluarga tidak mampu, yang menerima bantuan sosial.

Adapun Kepala Dinsosnangkis Kota Bandung, Tono Rusdiantono mengatakan, bahwa pemasangan ribuan stiker keluarga prasejahtera tersebut, ditargetkan selesai dalam beberapa bulan ke depan.

"Stiker itu memiliki beberapa fungsi, di antaranya sebagai penanda bahwa yang bersangkutan penerima bantuan, baik bantuan PKH (Program Keluarga Harapan) dan BSN (Bantuan Sosial Nasional)," ujarnya di Kantor Dinsosnangkis Kota Bandung, Kelurahan Derwati, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Selasa (23/6/2020).

Menurutnya hingga saat ini, stiker -stiker tersebut sedang dalam pembuatan di percetakan, karena kualitas stiker tersebut, haruslah memiliki spesifikasi tinggi. Dengan demikian, tidak mudah dirusak atau dicabut oleh warga yang bersangkutan.

Tono menambahkan, tujuan labelisasi stiker tersebut, sebagai upaya memastikan penyaluran bantuan sosial lebih transparan dan tepat sasaran.

"Jadi masyarakat juga bisa melihat yang dipasang stiker, apakah benar-benar tidak mampu atau malah kaya. Ini juga meminta kesadaran masyarakat untuk tidak menerima bantuan, jika memang telah masuk kategori mampu," ucapnya.

Disinggung terkait pengawasan, lanjutnya, selain menempatkan petugas khusus, pihaknya pun akan berkoordinasi dengan aparat kewilayahan guna menugaskan petugasnya untuk berkeliling dan memantau kondisi dari stiker-stiker tersebut. Jika ada yang dianggap mampu, maka akan langsung dicabut dan dihapus sebagai penerima bantuan sosial.

"Kalau warga yang bersangkutan mencabut atau merobek stiker ini, maka secara otomatis keluar dari penerima bantuan sosial," ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga mendorong Satgas verivali (verifikasi dan validasi), sehingga bantuan sosial yang diberikan dapat lebih tepat sasaran dan sesuai. Serta memastikan data kemiskinan terus update dan tidak tumpang tindih.

"Kami berharap Satgas verivali, sehingga independen dan lebih efektif terkait penerima bantuan," katanya.

Bagikan melalui: