Logo Hari Jadi Kota Bandung ke-210 Resmi Diluncurkan di Kiara Artha Park, Kiaracondong, Kota Bandung

Reporter: Administrator | Kamis, 17 September 2020 | 08:57 WIB

Logo Hari Jadi Kota Bandung ke-210 Resmi Diluncurkan di Kiara Artha Park, Kiaracondong, Kota Bandung

www.prianganpos.com BANDUNG - Dengan sebuah keputusan pemerintahan Hindia Belanda tanggal 25 September 1810, Kota Bandung dinyatakan sebagai ibu kota Kabupaten Bandung, sehingga tanggal 25 September ditetapkan sebagai hari jadi Kota Bandung.

Adapun, Logo Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-210 resmi diluncurkan di Kiara Artha Park, Kiaracondong, Kota Bandung, Rabu (16/9).

Peluncuran logo dilakukan langsung oleh Wali Kota Bandung, Oded M. Danial.

Logo baru diharapkan menjadi semacam spirit membangun Kota Bandung melalui upaya inovasi dan kolaborasi.

Dalam logo baru, ikon kota yang terpampang Jembatan Layang Pasupati.

Oded memaknai, jembatan layang adalah karya yang menjadi bagian identitas kota.

Bagian logo yang paling esensial. “Logo itu identitas, mengandung filosofi untuk kegiatan atau komunitas,” ungka Oded, Rabu (16/9).

“Yang paling esensial adalah gambar dari jembatan Pasupati. Gambar itu merupakan identitas kota yang luarbisa. Semoga logo ini menjadi spirit dan semangat untuk melakukan inovasi dan kolaborasi,” sambungnya.

Oded menyatakan, perayaan HJKB tahun ini akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, pandemi Covid-19 masih berlangsung.

Karenanya, perayaan akan dilakukan sederhana, namun perayaan HKJB tetap harus dilaksanakan.

Dikatakannya, HKJB adalah momentum yang sakral untuk mengingat perjuangan orang terdahulu yang telah membangun Kota Bandung.

“Dalam HJKB tahun ini, memang akan dilaksanakan dengan secara sederhana karena mengingat kita masih menghadapi wabah Covid-19,” kata Oded.

“Namun, karena HJKN ini sangat sakral dan kita perlu mengingat kembali akan bagaimana perjuangan leluhur kita dalam membangun Kota Bandung,” tegasnya.

Ia juga mengimbau warga Kota Bandung agar merayakan HJKB dengan sederhana.

Yang terpenting, HJKB dapat menjadi suntikan semangat dalam bekerja.

Oded berharap, di usia yang sangat matang, Kota Bandung bisa berkerjasama antar seluruh komponen demi peningkatan kesejahteraan warga.

“Karena masih dalam pandemi tentu saja saya mengimbau kepada warga, tanpa mengurangi rasa cinta terhadap Kota Bandung, maka pelaksanaan HJKB ini sederhana,” imbau Oded.

Bagikan melalui: