Yana Harap Komunitas Disabilitas Kota Bandung Sosialisasikan Pencegahan Covid-19

Reporter: Administrator | Jumat, 18 September 2020 | 11:41 WIB

Yana Mulyana secara simbolis menyerahkan bantuan sembako kepada penyandang disabilitas di acara deklarasi komunitas disabilitas Kota Bandung, di Sekretariat NPCI Kota Bandung

www.prianganpos.com BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung mengaku tak bisa seorang diri dalam mencegah penyebaran virus corona Covid-19. Untuk itu, kehadiran komunitas seperti Komunitas Disabilitas Kota Bandung sangat diperlukan menjadi garda terdepan mencegah Covid-19 bagi kaum difabel.

"Mencegah pandemi virus corona tidak bisa kami seorang diri. Jadi memang sangat perlu dibentuk komunitas-komunitas seperti ini dimana mereka bisa saling mengingatkan satu sama lain. Pencegahan Covid-19 melalui komunitas akan lebih efektif," ucap Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana seusai menghadiri deklarasi komunitas disabilitas Kota Bandung, di Sekretariat NPCI Kota Bandung, Kamis 17 September 2020.

Yana menuturkan, kedisiplinan diri akan menjadi kunci utama penyebaran Covid-19. Oleh karena itu, Yana berharap Komunitas Disabilitas Kota Bandung tak henti-hentinya mensosialisasikan 3 M (mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak) serta 1 T (tidak berkerumun).

"Jika 3 M dan 1 T ini betul-betul dilakukan, saya yakin Kota Bandung bisa mencegah Covid-19. Karena memang kita tidak tahu siapa yang menularkan dan ditularkan. Jadi kita harua betul-betul disiplin diri," katanya.

Yana mengatakan sebagai seorang yang pernah merasakan terserang Covid-19, pihaknya pastikan virus ini sangat berbahaya. Dampaknya, setelah sembuh Yana mengaku masih paranoid terhadap virus Corona dengan menganggap semua orang positif Covid-19.

"Saya merasakan antara hidup dan mati selama dua bulan sebelum dinyatakan sembuh. Saya akui sampai sekarang masih paranoid dengan menganggap semua positif Corona. Jadi memang kita perlu disiplin diri," katanya.

Apalagi, menurut Yana, berdasarkan survei saat ini tingkat kepatuhan masyarakat cenderung berkurang. "Jadi ini perlunya komunitas yang bisa saling menjaga dan mengingatkan teman-temannya. Insya Allah dengan gotong royong semua bisa selesai sehingga virus corona menghilang," kata Yana.

Hal senada dikatakan Ketua Umum National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bandung Adik Fachroji. Menurut Adik, komunitas Disabilitas Kota Bandung akan bergerak mensosialisasikan pencegahan Covid-19.

"Kami akan bersinergi dengan Polrestabes dan Pemkot Bandung dalam pencegahan Covid-19. Kami akan terus bergerak dengan mengingatkan selalu protokol kesehatan untuk para difabel," ujarnya.

Dia menambahkan, komunitas Disabilitas Kota Bandung akan menyasar ke lebih 400 orang anggotanya. Dengam begitu, dia berharap komunitasnya dapat membantu pemerintah menekan penyebaran Covid-19.

Di acara deklarasi ini hadir Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung Eddy Marwoto, lalu perwakilan Polrestabes Bandung, kemudian Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung Aries Supriyatna dan Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Bandung Rieke Suryaningsih.

Bagikan melalui: