210327123630-kebon.png

Lurah Kebonjayanti, Abdul Manaf saat memberikan penjelasan terkait penyebaran Covid-19, Jumat (26/3/2021). (Foto: Mulyadi)

Kebonjayanti Kembali Zona Hijau, Abdul Manaf: Kami Berupaya Sebaik Mungkin

PRIANGANPOS.COM - Kelurahan Kebon Jayanti, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung merupakan salah satu wilayah yang berhasil mempertahankan status zona hijau pandemi Covid-19.

Walaupun pada sekitar bulan Oktober 2020 tercatat ada beberapa kasus, tapi untuk saat ini, di Kelurahan Kebonjayanti belum ada informasi warganya terpapar Covid-19.

Hal tersebut diungkapan Lurah Kebonjayanti, Abdul Manaf, saat dikunjungi prianganpos.com, Jumat (26/3/2021) siang.

Baca juga: Rosiman alias Wa Eros Didapuk Warga untuk Kembali Maju Sebagai Kades Arjasari

Pada kesempatan tersbut, Abdul Manaf menjelaskan berbagai upaya telah dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19 di wilayahnya. Ia bertekad wilayahnya berada dalam zona hijau.

"Saya lakukan sosialisasi ke warga hampir setiap hari, agar Covid-19 di wilayah ini bisa kembali nol seperti semula," ujarnya.

Abdul Manaf juga selalu menekankan kepada warganya bahwa kondisi badan sehat itu salah satu hal penting untuk meng-counter penyebaran virus.

"Pokoknya jaga kesehatan, jaga kesehatan," tegasnya.

Baca juga: Heru Kiatno: Terkesan, Pelaksanaan Vaksin Mendapat Antusiasme Masyarakat

Selain protokol kesehatan dengan 3M (menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan di air mengalir), Abdul Manaf pun membuat stategi "pagar betis" sebagai upaya menekan pandemi.

Dengan Pagar Betis itu, setiap pintu masuk ke wilayah yang dianggap berpotensi penyebaran Covid-19, akan dilakukan pemeriksaan.

Dia mengajak para tokoh agama, sesepuh, pengurus RT/RW, Babinsa, Polsek bersama para pengurus LKK kelurahan (RT/RW, PKK, LPM dan Karang Taruna) bekerja sama bergotong-royong, saling membahu melawan wabah yang sudah masuk wilayahnya.

Baca juga: Reses di Kel. Kebonjayanti, Erwin: Kami Siapkan Tim Advokasi untuk Warga

"Saya lakukan pagar betis, dengan melaksanakan penyemprotan disinvektan serentak di seluruh wilayah RW di kelurahan ini seminggu sekali", jelasnya.

Selain itu, sebelum penyemprotan serentak, Abdul Manaf meminta warganya untuk melakukan penyemprotan di dalam rumah masing-masing lebih dulu.

Cara ini terbukti efektif, setelah muncul kasus Covid-19 di wilayahnya sekitar Oktober 2020 lalu, hanya butuh waktu 4 bulan wilayahnya kembali dinyatakan nol kasus Covid-19, terhitung sejak Februari 2021 sampai saat berita ini diturunkan. ***

Penulis/Pewarta: Tim Priangan Pos
Editor: Ibnu
©2021 PRIANGANPOS.COM

Komentar