210703191410-purko.jpg

Purkon Hakimmuloh calon Kades Cipagalo. (- Istimewa)

Purkon Hakimmuloh Calon Kades Cipagalo dengan Moto "BISA"

BANDUNG, PRIANGANPOS.COM - Perhelatan pesta demokrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Bandung yang semula bakal digelar 14 Juli 2021, namun kemudian diundurkan menjadi 28 Juli 2021 atas instruksi Bupati Kab. Bandung Dadang Supriatna. Hal itu dilakukan karena pada 14 Juli masih dalam pemberlakuan PPKM Darurat.

Meski begitu, tak menyurutkan semangat para calon kades yang bakal manggung, sepeti di Desa Cipagalo, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Seperti yang dikemukakan Purkon Hakimmuloh dia mendukung keputusan pengunduran jadwal pilkades apalagi alasannya untuk kepentingan bersama yaitu memutus mata rantai Covid-19.

Kepada PRIANGANPOS.COM, sosok calon Kepala Desa Cipagalo yang tiada lain seorang pegawai penyusun program di Kecamatan Bojongsoang ini mengaku merasa terpanggil untuk ikut andil dalam bursa pilkades di Desa Cipagalo.

"Saya merasa terpanggil untuk ikut andil dalam pilkades ini karena ada dorongan pula dari masyarakat," ujar Purkon Hakimmuloh yang memiliki nomor urut 5 ini ketika ditemui di kediamannya, kawasan Ciganitri, Desa Cipagalo, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Sabtu (3/7/2021).

Tampaknya Purkon tak main-main, terlihat dari seabrek program dengan jargon atau moto "BISA", yaitu singkatan dari Bangkit, Inovatif, Sejahtera, dan Aspiratif.

Tentu ini konsep yang menjanjikan, apalagi jika melihat rincian program-program dari bapak tiga anak ini, yaitu pembinaan dan peningkatan SDM (sumber daya manusia) aparatur pemerintah desa, peningkatan pelayanan publik (KTP, KK, KIA, dan akte kelahiran/kematian) tanpa pungutan biaya.

"Saya juga siap melaksanakan program pemeliharaan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan, jembatan, jalan lingkungan/gang, dan saluran air," kata Purkon.

Selain itu, lanjut dia, juga siap mendorong percepatan serah terima fasus dan fasum Perumahan GBA 2 & 3, pengembangan sarana dan prasarana kesehatan dan pendidikan (posyandu, PKK, dan PAUD ), serta digitalisasi posyandu.

Program lainnya mengenai peningkatan insentif pengajar di madrasah diniah (MI)/guru ngaji, penguatan Usaha Mikro Kecil & Menengah (UMKM ) melalui dukungan BUMDes, peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat, peningkatan fungsi ambulans dan program jenguk antarwarga yang sakit, pembinaan dan pemberdayaan lembaga desa, organisasi kepemudaan dan organisasi masyarakat lainnya.

Tak hanya sampai di situ, Purkon pun mengaku takkan abai terhadap pembangunan dan pengembangan sarana dan prasarana kantor/bangunan milik pemerintah desa, penataan dan peningkatan fungsi aset desa untuk lebih meningkatkan kesejahteraan aparat desa dan masyarakat, juga penataan pemakaman umum yang berada di wilayah Desa Cipagalo.

"Terakhir pembentukan kader lingkungan yang akan mengedukasi masyarakat dalam pengelolaan sampah," imbuh Purkon.

Oleh karena itu, Purkon mohon doa restu serta dukungan dari seluruh warga masyarakat khususnya Desa Cipagalo untuk bersama-sama menyukseskan pesta demokrasi pilkades ini.

"Jangan lupa tanggal 28 Juli nanti seluruh masyarakat Desa Cipagalo yang memiliki hak pilihnya yang tercatat sekira 13.O136 suara diharapkan dapat datang ke sekira 30 TPS yang telah ditetapkan," pungkas Purkon.

Penulis/Pewarta: Ivul Vulgara
Editor: Disyarga
©2021 PRIANGANPOS.COM

Komentar