220409072619-warga.jpg

Rumah warga kurang mampu yang layak mendapat bantuan BLT (Foto: RJ/ist)

Warga Desa Bojongemas Keluhkan BLT yang Tidak Tepat Sasaran

BANDUNG, PRIANGANPOS.COM - BLT (Bantuan Langsung Tunai) Dana Desa merupakan program jaring pengaman sosial untuk pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak akibat pandemi Covid-19. Covid-19 telah menimbulkan dampak pada aspek sosial, ekonomi, dan keuangan selain dampaknya terhadap aspek kesehatan masyarakat.

Akan tetapi, pelaksanaan distribusi di lapangan di beberapa Desa masih terindikasi tidak tepat sasaran.

Salah satunya adalah Desa Bojongemas Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung.

Salah seorang warga, R (35), menyebutkan telah terjadi maldistribusi BLT di tempatnya.

Menurutnya, walaupun data calon penerima diperoleh dari Ketua RT/RW, akan tetapi justru Kepala Desa Sendiri (DRN) yang menentukan penerima. Dan ini menimbulkan dampak ketidakadilan karena tidak tepat sasaran.

"seharusnya dilakukan sebelum pembagian blt.. ini mah musdesus dilakukan setelah protes RT dan RW.. dan titimangsa suratnya juga sengaja dibuat salah tanggal 28 januari," ujar R dalam keterangan tertulis kepada Priangan Pos via aplikasi chat, Sabtu (9/4/2022).

R menambahkan, bahkan penerima BLT Dana Desa diberikan kepada para tim suksesnya dan orang yang mampu misalkan ada yang punya mobil dua.

Ia juga mengirimkan beberapa foto penerima BLT tahun 2022 di Desa Bojongemas Kecamatan Solokan Jeruk Kabupaten Bandung sebagai bukti bahwa penerima tidak tepat sasaran.

Inilah beberapa rumah penerima dana BLT Desa Bojongemas yang dinilai kurang tepat sasaran.

Sampai saat ini belum ada saluran yang bisa dihubungi redaksi, tapi redaksi sudah mengirimkan surat konfirmasi ke Desabojongemas@gmail.com. ***

Penulis/Pewarta: Tim Priangan Pos
Editor: Ibnu
©2022 PRIANGANPOS.COM

Komentar