Gedung Putih "Marah", Putin Buka Jalan Bagi Pasukan di Ukraina

Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: timesofindia.indiatimes.com)
MOSKOW, PRIANGANPOS.COM - Setelah mengakui kemerdekaan dua wilayah yang dikuasai separatis di Ukraina timur dan menyetujui pengiriman pasukan ke sana.
Presiden Rusia Vladimir Putin tidak membuang waktu untuk mendapatkan izin dari anggota parlemen pada hari Selasa untuk menggunakan kekuatan di luar Rusia, dalam sebuah langkah yang dapat membuka jalan. untuk serangan yang lebih luas terhadap negara.
Pemungutan suara Dewan Federasi secara efektif meresmikan pengerahan pasukan Rusia ke wilayah pemberontak Donetsk dan Luhansk di mana konflik 8 tahun telah menewaskan 14.000 orang.
Gedung Putih pada hari Selasa menyebut pengerahan pasukan sebagai "invasi" setelah awalnya ragu-ragu untuk menggunakan istilah itu - garis merah yang menurut Presiden Joe Biden akan mengakibatkan AS memberlakukan sanksi berat terhadap Moskow. Biden dijadwalkan berpidato di depan bangsa lewat tengah malam waktu India.
“Kami membayangkan gelombang sanksi yang akan kami berikan pada Rusia jika dan karena Rusia terus mengambil langkah menuju perang, yang kami yakini sedang mereka lakukan,” kata wakil penasihat keamanan nasional Jonathan Finer, dikutip dari timesofindia.indiatimes.com, Rabu (23 Februari 2022).
Menteri luar negeri Uni Eropa setuju untuk memberikan sanksi kepada 27 orang Rusia dan entitas serta bank, sektor pertahanan dan membatasi akses ke pasar modal. Jerman telah menangguhkan sertifikasi untuk pipa gas alam Nord Stream 2, yang dirancang untuk mengalirkan ganda dari Rusia. ***
Penulis/Pewarta: Muhamad Basuki
Editor: Ibnu
©2022 PRIANGANPOS.COM