220529095458-pontr.jpg

Bangunan mini market Almart siap beroperasi. (Foto: Istimewa)

Kembangkan Ekonomi Pesantren

Pontren Al-Muslimun Cianjur Bangun Mini Market

CIANJUR, PRIANGANPOS.COM - Ekonomi merupakan sumber pusat penghidupan masyarakat modern. Menyikapi hal tersebut, Pondok Pesantren Al-Muslimun Kec. Sukaluyu Kab. Cianjur baru-baru ini mendirikan dan mengembangkan mini market sebagai pusat ekonomi pondok pesantren.

Mini market tersebut diberi nama Almart, yakni Al-Muslimun Market. Sebuah mini market dengan karakter Pondok Pesantren Al-Muslimun.

Al-Muslimun Market merupakan salah satu roda penggerak pemutar perekonomian di lingkungan pesantren.

Menurut KM. Dzikri Sukron, Pimpinan Umum Pondok Pesantren Al-Muslimun, Pondok pesantren kini telah menjadi salah satu lembaga yang mengalami perkembangan, tidak hanya sebagai lembaga yang memprioritaskan pendidikan agama, tetapi juga sebagai lembaga pencetak generasi sumber daya manusia yang unggul dan mampu menciptakan lembaga pemberdayaan masyarakat.

"Pondok Pesantren Al-Muslimun juga memiliki visi dan misi memberikan ilmu pendidikan di bidang ekonomi dengan mengajarkan berwirausaha," ujar Kiai Dzikri.

Kiai Dzikri menuturkan, Al-Muslimun Market mempunyai slogan 'Berbelanja sambil bersedekah'. Karena setiap keuntungan yang didapatkan akan digunakan untuk pembangunan dan pengembangan fasilitas Pondok Pesantren Al-Muslimun.

"Dengan berbelanja di Almart, selain kita bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari kita, kita juga sekaligus bisa dengan mudah untuk bersedekah," ungkapnya.

Selain itu juga, menurut Azid Malik, salah seorang pengurus di Pondok Pesantren Al-Muslimun, Almart ini mengusung tema dari santri, oleh santri dan untuk santri. Yakni sebuah tempat pelaksanaan pemberdayaan ekonomi santri melalui budaya profetik dengan mengajarkan keterampilan (skill) di bidang wirausaha dengan merujuk pada keteladanan sifat Rasulullah SAW.

"Sebagai sebuah upaya agar bisa tumbuh dan bisa memberdayakan kemandirian ekonomi pondok pesantren, memberi lapangan kerja dan bekal keahlian pada asatidz, santri, alumni dan masyarakat sekitar pondok pesantren," ujarnya.

Azid menambahkan, langkah awal dari semua ini, Pondok Pesantren Al-Muslimun telah membangun sebuah gedung mini market 3 lantai dengan luas bangunan 16 meter x 6 meter. Pada lantai 1 dan 2 sebagai ruangan utama minimarket yang nantinya sebagai tempat penjualan kebutuhan primer seperti sandang, pangan, kebutuhan sehari-hari, ATK, buku-buku, kitab-kitab, seragam sekolah, dan sebagainya.

"Di lantai tiga nantinya akan digunakan sebagai ruangan tambahan yakni kuliner dan makanan santri," jelasnya.

"Bahwa apabila semua ini telah berjalan dengan baik maka ekonomi mandiri pesantren akan terwujud dan lebih dari itu pondok pesantren akan bisa menjadi sebuah pusat perekonomian baru bagi masyarakat sekitarnya", ujarnya. ***

Penulis/Pewarta: Muhamad Basuki
Editor: Ibnu
©2022 PRIANGANPOS.COM

Komentar