Hoax, Video Banjir Bandang Bukan Terjadi di Cipanas Tapi di Lebak Banten

200106092658-hoax-.jpeg

Banjir di Lebak Banten ()

PRIANGANPOS.COM - Menjadi viral di grup-grup Whatsapp dan media sosial adalah video banjir bandang di Cipanas.

Video itu sendiri beredar sejak Sabtu (4/1) dengan narasi yang menyebutkan bahwa banjir bandang itu terjadi di kawasn Cipanas.

“Cipanas Puncak, baru saja dilanda banjir bandang. Aliran Airnya bisa masuk ke Jakarta besok pagi. Baru saja tadi jam 12.45 kejadiannya,” demikian keterangan dalam video yang beredar itu.

Dalam video itu terdengar suara seorang pria perekam video meneriakkan takbir. Air yang awalnya belum seberapa, mendadak datang dengan volume yang sangat besar.

Sebuah rumah dan satu unit sepeda motor terlihat terseret air banjir bandang yang akhirnya ikut menyeret satu rumah lainnya.

Dikonfirmasi, Paur Subbag Humas Polres Cianjur, Ipda Budi Setiayuda menegaskan bahwa video itu benar adanya. Tapi tidak benar bahwa peristiwa itu terjadi di Cipanas, Cianjur.

“Yang menyebut itu terjadi di Cipanas Cianjur adalah hoax,” ujarnya, Minggu (5/1).

Budi menjelaskan, berdasarkan penelusuran, video banjir bandang itu terjadi di Kabupaten Lebak, Banten. “Lokasinya di Kecamatan Cipanas, Lebakgedong, Sajira, Curugbitung, Maja dan Cimarga, Kabupaten Lebak,” terangnya.

Tercatat, 635 rumah rusak berat dan 1.431 rusak ringan. Selain itu ada 18 jembatan, 16 masjid, dan menghanyutkan 9 mobil serta 55 motor hingga rusak.

“Banjir bandang terjadi lantaran aliran sungai Ciberang yang berhulu di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) meluap,” ujarnya.

Penulis/Pewarta: Muhammad Lutfi
Editor: Ibnu
©2020 PRIANGANPOS.COM

TAGS:

Komentar