Longsor Kembali Menimbun Setengah Hektare Sawah di Cikubang

Reporter: Abu Hanif | Jumat, 3 Januari 2020 | 16:18 WIB

ayotasik.com

Longsor menimbun kawasan persawahan di wilayah desa Cikubang, Kab. Tasikmalaya

PRIANGANPOS.COM - Longsor tak hanya terjadi di Desa Mandalasari, Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, namun juga terjadi di Desa Cikubang, Kecamatan Taraju, atau tepatnya di Kampung Babakan Haur. Longsor tersebut menimpa area persawahan sekitar setengah hektare.

Peristiwa alam itu terjadi pada Kamis (2/1/2019), sekitar pukul 17.00 WIB. Area persawahan yang terdampak yakni milik Ahud (65) dan Mastoah (55) tahun.

Kepada Ayotasik.com, Ahud menuturkan bahwa ia dan sang istri hanya bisa pasrah saat area persawahan yang menjadi sumber penghidupannya tersebut mengalami longsor. Longsor sendiri terjadi setelah wilayah Taraju terus menerus diguyur hujan selama tiga hari berturut-turut.

"Ieu mah bencana kanggo abi, da teu tiasa kumaha kumaha da tos nasib abi (Ini bencana buat saya, karena tidak bisa berbuat apa lagi karena udah nasib saya)" kata Ahud, Jumat (3/1/2020).

Danramil 1221 Taraju Kapten Czi Rohadi mengaku ikut prihatin akan bencana ini. Dia pun menduga penyebab longsor akibat dorongan air karena intensitas hujan sangat tinggi beberapa hari terakhir.

Kendati begitu, dirinya bersyukur, dalam kejadian tidak ada satupun korban jiwa. "Alhamdulilah untuk korban jiwa nihil," ujar Rohadi.

Untuk membersihkan material longsor, kata Rohadi, pihaknya dari unsur TNI dibantu oleh petugas BPBD dan kepolisian saling bergotong royong.

Selain itu, kata Rohadi, pihaknya juga sudah berkordinasi dengan instansi terkait dan mengimbau agar warga lebih waspada lagi karena sekarang sudah memasuki musim hujan.

Bagikan melalui:

Berita Lainnya