Islah Indeks: Ikhtiar Sinergi Foundation Perbaiki Sisi Rohani Penerima Manfaat

(Foto: Sinergi Foundation/dok)
BANDUNG, PRIANGANPOS.COM - Bagi kebanyakan orang, Sinergi Foundation bukanlah nama yang asing terdengar. Sebab lembaga filantropi yang lahir pada 2011 ini kerap hadir di tengah umat dalam penyaluran zakat, infak, sedekah, dan pengelolaan wakaf.
SF (akronim akrab Sinergi Foundation) sedari awal berdiri hingga hari ini terus bertumbuh dan berbenah. Salah satunya terapkan islah indeks dalam penyaluran program.
"Keresahan" bermula dari kajian dampak dari penyaluran yang selama ini telah ditunaikan. Dari hasil evaluasi tersebut maka tercetuslah ide mengukur Islah Indeks.
"Jadi kita itu di program emang ada target mengenai kaji dampak. Yang kita istilahkan dengan Islah Indeks. Islah artinya perbaikan, artinya Islah Indeks sebagai alat ukur perbaikan untuk penerima manfaat," kata manajer program penyaluran, Haidar Junda Rabbani saat ditemui di kantor Sinergi Foundation, Jl. HOS Tjokroaminoto, Jumat (2/2).
Islah Indeks ini tujuan utamanya agar penerima manfaat bisa memperbaiki hubungan rohani dengan Tuhan-nya. Setelah itu harapannya, penerima bisa berdampak pada lingkungan.
"Perbaikan terhadap dirinya perbaikan rohani. Yakni memperbaiki hubungan antara diri dan Tuhannya sama perbaikan terhadap lingkungan," lanjutnya.
Dalam teknisnya, lanjut Haidar, para penerima manfaat diberikan kartu untuk mencatat aktivitas ibadah salat wajibnya. Kemudian setiap satu bulan sekali akan dievaluasi.
Dalam rangkaian evaluasi ini pun bukan hanya dilihat dari catatan ibadahnya saja, tetapi juga penerima manfaat diwajibkan mengikuti kajian terlebih dahulu.
"Ketika misalnya memang kita belum mampu untuk meningkatkan taraf ekonomi. Tapi minimal, kita mau nyentuh faktor internal dulu dengan cara mengintervensi ruhiyah dulu," harap Haidar.
Uji coba untuk mengidentifikasi indeks perbaikan pada penerima manfaat ini telah dilakukan pada akhir Januari kemarin.
Sebelum bantuan disalurkan, penerima manfaat diharuskan ikuti kajian bersama Ustaz Ahmad Zulfahmie di Masjid Ad-Da'wah, Jl. Sidomukti, Kota Bandung, Sabtu (27/1).
Tema yang diangkat yakni "Perbarui Iman". Materi yang dibahas dimulai dari yang sederhana seperti rukun Islam, rukun Iman, dan lain-lain.
Salah seorang penerima, Karmini, memberi testimoni kebermanfaatan yang diterimanya. Menurutnya, usai mengenal Sinergi Foundation kuantitas ibadahnya dinilai meningkat.
"Alhamdulillah. Ibu sangat bersyukur dan berterima kasih sekali semoga pengajiannya bisa rutin tiap bulan. Setelah kenal Sinergi alhamdulillah Ibu jadi lebih rajin lagi ibadahnya," ujarnya.***
Penulis/Pewarta: Rosmawati
Editor: Ibnu
©2024 PRIANGANPOS.COM