210519132712-kasus.jpg

(Foto: Tangkapan Layar Youtube/tvOnenews)

Kasus Penghinaan Palestina, Kang Maman: Sekolah Telah Gagal Mendidik Moral Siswanya

BANDUNG, PRIANGANPOS.COM - Sebelumnya ramai di media sosial ihwal penghinaan terhadap Palestina yang dilakukan dua orang remaja di Bengkulu dan Nusa Tenggara Barat.

Sampai akhirnya, dua orang pelaku penghnaan yang masih duduk di sekolah menengah tersebut dipolisikan dan dikeluarkan dari sekolahnya.

Menanggapi hal tersebut, penulis buku, Maman Suherman atau Kang Maman turut prihatin atas dikeluarkannya seorang siswi di Bengkulu dari sekolahnya akibat melakukan penghinaan terhadap Palestina.

Ia menyayangkan tindakan tersebut, padahal pada kasus yang sama ada yang cukup diselesaikan dengan surat pernyataan dan permintaan maaf bermaterai 10 ribu.

“Mengapa ada yg cukup dg meterai 10.000, mengapa ada yg sampai seperti ini?” ujar Kang Maman di akun Twitter miliknya, Rabu (19/5/2021).

Pria kelahiran Makassar ini juga mempertanyakan fungsi sekolah yang juga merupakan tempat mendidik bukan hanya sekadar mengajar.

“Bukankah sekolah tempat untuk mendidik selain mengajar?” tanyanya.

Dengan ada kasus seperti ini, kata Maman, sekolah telah gagal melakukan pendidikan moral kepada siswanya.

“Atau ini bukti, sekolah memang telah gagal mendidik (moral) siswanya & menyerah tak sanggup lagi?” pungkasnya.

Sebelumnya, pihak berwajib mengamankan 2 pelaku penghinaan terhadap Palestina melalui media sosial.

Masing-masing kejadian itu dilakukan oleh remaja di Bengkulu (Sumatera) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).***

Penulis/Pewarta: Muhamad Basuki
Editor: Ibnu
©2021 PRIANGANPOS.COM

Komentar